Ada Apa dengan BUZZ ..
Ditulis oleh empireofmind di/pada April 4, 2008
PERSONAL CONVERSATION IS THE MOST EFFECTIVE COMMUNICATION
Orang Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan kalimat seperti ini “Sepanjang-panjangnya jalan masih panjang Mulut orang” menurutku seh ini yang menjadi dasar ide dari Buzz marketing. Apa sih Buzz marketing itu? kok saya sering kali menerapkannya dalam menjalankan usaha saya
Ilmu yang saya dapat dari GURU BESAR MARKETING ( Pak Hermawan Kertajaya) my fave person dalam Karya Beliau MARKETING IN VENUS
Buzz Marketing Bukanlah sesuatu yang baru namun sudah terjadi satu milenuim yang lalu Ketika tidak ada WEB,televisi,radio,surat kabar. Ringkasnya gag ada komunikasi sama sekali (jaman batu kali yaa…)
Jadi hanya menggunakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa yang sangat Dahsyat Yaitu “MuLut” jadi mempromosikan ide adalah melalui mulut “Word Of Mouth” (keren yaa mulut kita ini), Kenapa Buzz Marketing populer di Venus yang bersifat top-down,one-way dan massal menjadi kurang efektif. Jawabanya mudah karena Venus lebih suka bercengkrama. Biasanya kita sering curhat dan meminta masukan mengenai informasi yang akan kita beli Secara Penduduk Venus suka berbagi pengalaman dengan orang lain kapan saja. Nah Klo penduduk MArs (pria) lebih suka tersembunyi dalam menyelesaikan masalahnya sendiri, Wanita cenderung mencari teman sharing dan ngobrol banyak dan seterbuka mungkin Singkatnya wanita memrlukan orang lain tentang segala sesuatu yang menyentuh emosi mereka ^^ datz True
Sehingga udah terbukti Buzz marketing menjadi alat promosi yang ampuh. Bagaimana mengembangkannya setelah kita mengetahui seluk beluknya? Bagaimana penduduk Venus membincangkan Produk kita?
Yang Jelas harusMengesankan buatlah LuV at First Sight. Jikalau pelanggan terkesan mereka tidak hanya kembali namun juga akan mengatakannya kepada teman-teman,saudara,kerabat,rekan kerja tentang Produk anda
Sebuah Buzz yang bagus haruslah datang dari atribut dan keunggulan yang melekat dalam produk dan brand anda misalnya : produk tersebut dapat memicu respon emosional, produk yang mengiklankan diri sendiri. Produk yang dulunya Kompleks menjadi Simple (to be continued…)